Apa yang terjadi

CEO Tether Paolo Ardoino menanggapi tuduhan terkait penggunaan stablecoin Tether dalam aktivitas keuangan yang berhubungan dengan Iran, menurut artikel CoinDesk bertanggal 19 Oktober 2026.

Informasi yang tersedia tidak memuat rincian tuduhan, isi investigasi senator, maupun bukti yang dapat memverifikasi klaim dari masing-masing pihak. Klaim bahwa Tether telah membantu menurunkan volume transaksi terkait Iran juga belum terverifikasi berdasarkan materi yang disediakan.

Isu ini dapat memengaruhi persepsi terhadap kepatuhan Tether terhadap sanksi dan potensi eksposur regulasinya. Namun, belum ada temuan investigasi, tindakan penegakan hukum, atau data reaksi pasar yang disediakan.

Perkembangan yang perlu dipantau mencakup hasil investigasi, tanggapan regulator atau anggota parlemen, data tambahan mengenai volume transaksi terkait Iran, serta kemungkinan tindakan sanksi atau kepatuhan terhadap Tether.

Yang perlu dipantau

Pantau hasil investigasi, tanggapan regulator atau anggota parlemen, data tambahan mengenai volume transaksi terkait Iran, serta kemungkinan tindakan sanksi atau kepatuhan terhadap Tether.

Linimasa

CoinDesk melaporkan bahwa Paolo Ardoino menanggapi tuduhan terkait aktivitas yang melibatkan stablecoin Tether di Iran.

Sumber

CoinDeskBaca sumber asli ↗